Showing posts with label gelombang cahaya. Show all posts
Showing posts with label gelombang cahaya. Show all posts

Saturday, April 8, 2017

Memahami Interferensi Gelombang

Dua syarat yang harus dipenuhi oleh dua sumber cahaya agar menghasilkan interferensi yang diamati.
  1. Kedua sumber cahaya harus koheren, yaitu keduanya harus memiliki beda fase yang selalu tetap, karena itu keduanya harus memiliki frekuensi yang sama. Kedua beda fase ini boleh nol tetapi tidak harus nol.
  2. Kedua gelombang cahaya harus memiliki amplitudo yang hampir sama. Jika tidak interferensi yang dihasilkan kurang mencolok.

Interferensi Celah Ganda Young
Sinar-sinar cahaya jatuh normal pada tabir I yang mengandung satu celah So. Sinar dari sumber 1 celah diteruskan ke tabir II yang mengandung dua celah S1 dan S2. Selanjutnya kedua cahaya dari celah berinterferensi dan hasil interferensi yang diamati pada layar C. pola interferensi berbentuk pita terang dan pita gelap saling bergantian.



Interferensi terjadi karena adanya beda lintasan yang ditempuh oleh cahaya I dan II dari  ke P.
Besar beda lintasan tersebut


Interferensi Konstruktif (Pita Terang)




Interferensi Destruktif (Pita Gelap)




Jarak pita terang atau pita gelap dari terang pusat


Jarak antara pita terang dan pita gelap




Pengukuran



Hubungan antara indeks bias medium dengan


Wednesday, April 5, 2017

Apakah ini hanya segelas susu?? Saya menawarkan tiga hal tentang "segelas susu" yang ada di foto ;-)


Pertama, mengapa gelas terasa panas? Ada perbedaan suhu antara gelas dan susu, Oleh karena itu dengan mengikuti azas Black, ada energi yang mengalir dari benda yang suhunya lebih tinggi ke benda yang suhunya lebih rendah dengan ketentuan Qserap = Qlepas. Energi dari susu yang diserap membuat molekul-molekul di dalam gelas bervibrasi/bergetar lebih cepat, hal inilah yang membuat suhu gelas meningkat. Ketika tangan saya memegang gelas, saya merasakan panas yang artinya energi tersebut juga mengalir ke jari saya dengan prinsip yang sama. Di bawah kulit jari-jari saya ada sensor-sensor syaraf yang akan mengirimkan pesan ke otak bahwa "gelas itu panas" dalam bentuk pulsa-pulsa listrik. Yang menakjubkan adalah bahwa semua itu hanya terjadi tidak sampai sedetik.
Kedua, mengapa susu berwarna putih? Warna benda-benda yang kita lihat adalah hasil dari kemampuan atom-atomnya menyerap energi gelombang cahaya tampak. Cahaya adalah gelombang dan gelombang adalah getaran yang merambat dan yang merambat adalah energinya dengan frekuensi tertentu dan setiap benda memiliki kriteria apakah sebuah energi dapat membuatnya bergetar atau tidak (disebut sebagai frekuensi alami). Jika sebuah energi yang mengenainya tidak memenuhi kriteria (kedua frekuensi tidak sama) maka energi itu akan diteruskan saja dan hasilnya benda akan tampak transparan. Jika benda menyerap dan kemudian memantulkan semua energi gelombang cahaya tampak ke mata, hasilnya benda akan berwarna putih. Sebaliknya jika semua energi diserap maka benda berwarna hitam. Tetapi jika hanya sebagian energi cahaya tampak yang di pantulkan maka benda akan berwarna sama dengan energi yang dipantulkan itu. Misalnya benda berwarna merah karena atom-atom benda itu memantulkan cahaya merah ke mata kita.
Ketiga, susu hangat sebelum tidur benar-benar baik mengobati insomnia.

Featured Post

Belajar Menerima Teori Flat-Earth sebagai Kebenaran Baru

Belum lama ini saya mendapatkan kiriman dari seorang teman dunia maya mengenai flat-earth. Ah, untuk yang satu itu kok sulit bagi saya untuk...