Showing posts with label belajar fisika. Show all posts
Showing posts with label belajar fisika. Show all posts

Tuesday, April 4, 2017

Gaya Gesekan, Mudharat atau Bermanfaat?

Gaya gesek adalah gaya yang menghambat laju suatu benda. Besar kecilnya gaya gesek tersebut dipengaruhi oleh seberapa kasar dan licinnya permukaan benda yang bergesekan. Makin halus atau licin suatu permukaan maka gaya geseknya semakin kecil. Makin kasar permukaan, maka gaya geseknya semakin besar.

Gaya gesek terjadi akibat adanya pergerakan benda-benda yg saling bersentuhan. Gaya gesek tersebut bekerja pada permukaan benda-benda yang saling bersentuhan dengan arah yang berlawanan dengan geraknya. Gaya gesek yang timbul pada benda-benda yang bergerak tidak sama besar karena ada kalanya gaya gesek begitu besar sehingga benda yang bergerak segera berhenti. Ada kalanya pula gaya gesek yang terjadi tidak besar sehingga benda masih sempat bergerak jauh sebelum berhenti.

Berikut 2 contoh benda yang bergerak di atas permukaan bidang tertentu.


  1. Benda yang memiliki permukaan kasar bergerak di atas benda yang mempunyai permukaan kasar juga. Contoh: mendorong balok di atas permukaan karpet.
  2. Benda yang memiliki permukaan halus bergerak di atas benda yang mempunyai permukaan halus juga. Contoh: gelas yang menggelinding di atas kaca.
Dalam hal atau untuk kebutuhan tertentu gaya gesekan dapat diperkecil dan diperbesar, yaitu dengan cara sebagai berikut:

Contoh cara memperkecil gaya gesek:
  1. Memberikan pelumas (oli, lilin atau vaselin) pada permukaan benda yang bergesekan.
  2. Menaburkan bedak atau tepung kanji di atas meja karambol agar biji karambol dapat bergerak lancar.
  3. Melapisi meja biliar dengan kain agar bola dapat bebas menggelinding.
  4. Membuat bentuk pesawat terbang yang ramping untuk mengurangi gaya gesek antara badan pesawat dengan udara.


Contoh cara memperbesar gaya gesek:
  1. Memasang paku-paku pada asal sepatu bola agar pemain bolat tidak mudah tergelincir ketika berlari di lapangan rumput.
  2. Membuat alur pada permukaan ban untuk meningkatkan daya cengkeram ban dengan permukaan tanah.


Manfaat Gaya Gesek pada Kehidupan Sehari-hari:
  1. Menghasilkan panas, misalnya gaya gesek yang timbul ketika kita menggosokkan kedua belah tangan kita dapat mengangatkan badan.
  2. Mengikis benda,contoh gaya gesek yg timbul dari ampelas terhadap kayu dapat membuat kayu menjadi halus.
  3. Mencegah benda tergelincir, contoh gaya gesek anatar sepatu dan lantai membuat kita tidak tergelincir.


Friday, May 1, 2015

Manfaat Belajar Fisika (Mengukur Kedalaman lubang dengan sebuah batu)

Apa sih gunanya belajar fisika? Saya sering bertanya-tanya begitu. Dan mungkin teman-teman juga atau bahkan siswa-siswa yang sedang belajar mata pelajaran ini di sekolah. Bagi mereka apakah fisika hanya dipelajari untuk menunaikan kewajiban-kewajiban mereka sebagai siswa, untuk tugas atau untuk ujian saja, setelah semester usai lalu "semuanya pun usai pula". Dan untuk calon pendidik dan pendidik (katakanlah seperti saya :D) apakah belajar fisika ini hanya untuk di jelaskan sebagai materi pelajaran kepada siswa-siswa, sebagai pelunas kewajiban sebagai seorang guru fisika. Atau malah ini hanyalah pertanyaan yang tidak terlalu penting yang nyasar di pikiran saya yang sering kali liar. grin emotikon Baiklah, kalian bebas menginterpretasinya bagaimana. Di saat pikiran saya meliar begitu, ada sebuah cerita yang menarik yang memberi saya secercah cahaya di kegelapan pikiran yang menenggelamkan (*Apa sih, hehe).
Sebuah acara (saya lupa apa judulnya, hehe) di salah satu stasiun televisi yang temanya adalah bertahan hidup di alam yang liar, yang mana host dalam acara tersebut menjelajahi padang pasir hingga hutan belukar tanpa bekal apapun. Singkatnya, di salah satu adegan dalam reality show tersebut, saat dia sedang kehausan dan akhirnya menemukan sebuah lubang di sebuah padang pasir. Sebelum memutuskan untuk masuk ke lubang tersebut atau tidak, untuk mendapatkan sumber air, dia terlebih dahulu menentukan kedalaman lubang tersebut dengan menjatuhkan sebuah batu ke dalamnya lalu mengukur selang waktu jatuhnya batu dengan jamnya (mengukur selang waktu antara saat batu dijatuhkan hingga terdengar suara batu yang tiba di dasar lubang). Jadi, dengan menggunakan salah satu persamaan gerak jatuh bebas yaitu h=1/2 g t(kuadrat) dengan nilai g (percepatan gravitasi) nya adalah 9,8 m/s(kuadrat). dia bisa memperkirakan berapa kira-kira kedalaman lubang tersebut. Segera setelah melihatnya, saya jadi berpikir untuk cari-cari lubang untuk diukur kedalamannya grin emotikon... atau bila di sekitar lingkungan teman-teman ada lubang, misalnya sumur, yang ingin diukur kedalamannya, bisa menggunakan cara yang sama..
Ya, ini hanyalah salah satu cerita bagaimana fisika dapat bermanfaat bagi kehidupan kita. Saya yakin ada banyak sekali yang lain, dan mungkin teman-teman dapat membaginya pula di sini supaya orang-orang seperti saya yang sering kali tersesat dalam pikirannya yang liar, tidak ada lagi. grin emotikon

Featured Post

Belajar Menerima Teori Flat-Earth sebagai Kebenaran Baru

Belum lama ini saya mendapatkan kiriman dari seorang teman dunia maya mengenai flat-earth. Ah, untuk yang satu itu kok sulit bagi saya untuk...